
Lupus atau bahasa ilmiahnya disebut dengan eritematosus sistemik (Systemic Lupus Erythematosus/SLE)
Lupus adalah penyakit autoimun yang bisa merusak bagian tubuh manapun. Termasuk dari organ, kulit dan persendian.
Orang yang terjangkit lupus ini memiliki kondisi kronis dan gejalanya bisa bertahan lebih lama dari enam minggu dengan pengobatan.
Namun bagi mereka yang tidak dapat pengobatan bisa bertahan selama bertahun-tahun.
Sistem kekebalan tubuh menjadi bagian yang sangat penting dari pasien penyakit lupus. Karena tugasnya menghasilkan antibodi yang melawan bakteri dan virus dari infeksi dan penyakit.
Gejalanya bervariasi untuk setiap individunya. Pasien akan mengalami kelelahan, nyeri sendi, pembengkakan organ dan ruam di wajah, pergelangan tangan dan tangan. Penting untuk diingat bahwa bagi banyak penderita lupus yang mengalami gejala fatal tersebut.
Berikut adalah gejala-gejala lain yang kemungkinan dialami penderita Lupus/SLE:
- Sariawan yang terus muncul.
- Dema, tinggi (38ºC atau lebih).
- Tekanan Darah Tinggi
- Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
- Sakit Kepala
- Rambut Rontok
- Mata kering.
- Sakit dada.
- Hilang ingatan.
- Napas pendek akibat inflamasi paru-paru, dampak ke jantung, atau anemia.
- Tubuh menyimpan cairan berlebihan sehingga terjadi gejala seperti pembengkakan pada pergelangan kaki
- Jari-jari tangan dan kaki yang memutih atau membiru jika terpapar hawa dingin atau karena stres (fenomena Raynaud).
Tahukah Anda, lupus lebih sering terjadi pada wanita muda asal China, Afrika atau Karibia. Sayangnya, penyakit ini tidak ada obatnya yang bisa membuat pasiennya sembuh total.
Comments
Post a Comment